Postingan

Puisi (PERJALANAN HATI)

Maafkan aku. Aku memang tak sempurna Hanya ingin tau ke jujuran hati ku. Segengam setia ku tuliskan slalu untukmu Namun Bila ku tau kau berdusta Maaf. ku Tak kan lagi bisa bertahan untuk mencintaimu.. Namun aku tak percaya akan kata-kataku. Karena cinta ini membuatku tak sanggup membencimu. Tuhan tunjukan yang benar. Agar aku sanggup melangkah tanpa lagi ada ke ganjalan di dalam perasaanku. jujur ku katakan tak ingin mengusiknya. Tidak bermaksut menganggunya. Aku hanya ingin tau?. aku hanya ingin belajar dari dia yang aku kagumi, Dari dia yang selalu aku rindukan. Dari dia yang aku Cintai. Aku ingin mengerti dari kebersamaan kami saat ini. aku ingin tau yang sesungguhnya ku ingin melihat kejujuran dengan mata ini. Tuhan. aku tau ini tak seharusnya. aku mengerti ini pantang ku jalani. namun untuk kesadaran hatiku, izinkanlah aku menapaki Jejak Masalalu. Berikalanlah kesempatan yang ke dua. Cukup kali ini. Aku yang mengawali dan pasti ku kan mengakhiri. Kan ku tebus dosa ini. Kesempat...

SEPOTONG KATA DI AKHIR SENJA capter 22 Ending

Untuk kamu yang aku maksut,  Terimakasih untuk cintanya. Ini cukup indah kau tahu kan? Aku juga nyaman denganmu. Tapi apa dayaku? dibalik kenyamanan ini ada sahabat karibku yang tersakiti, dia mantan kekasih mu yang masih sayang padamu.!!!  Aku tahu hatimu, aku kenal cintamu, aku mengerti maksutmu, tapi aku lebih memilih diam dan berlahan menghindar, karena kau tau? Aku menjaga hatimu dan hati sahabatku.  Terimakasih kau telah beri kan rasa yang luar biasa. Seandainya saja hanya ada kau dan aku dalam ruang kasih ini, aku tak keberatan untuk mencoba melangkah bersamamu, memaknai cinta.  Ahhh tapi mohon lupakan perasaan yang ada, aku tak ingin membohongimu, karena kau adalah perempuan hebat yang cukup berarti di hati ini. Dan aku tak akan tega membuatmu menangis apalagi sampai menyakitimu.! Percayalah pada-Nya. Sang Maha Cinta. Suatu hari kau akan temukan cinta sejati yang menyayangimu dan lebih dari rasa sayang ku padamu.  Pergilah, lanjutkan perjalananmu  K...

Puisi Hati "Tak Bisa Tanpamu"

Gambar
Aku tak tau mengapa hatiku begitu sedih  Apa memang ini rasanya  Mencintai tanpa dicintai  Sungguh aku rapuh, kau tau.?  Aku mencoba melawan perasaan ini  Tepiskan kegundahan karena jatuh cinta  Rasa ini sungguh membuatku sakit  Sakit lebih sakit  Apakah dia tahu  Bahwa aku sungguh inginkannya  Apakah dia merasa  Hati ku sakit bila dia menghindariku  Ku tak bisa tanpanya  Sekejap saja ku tak bisa  Izinkan sebentar saja ku peluk hatimu dengan rasa tulus ku  Izinkan sejenak saja  Ku terlelap dalam pelukan mu  Bila cintamu tak berpihak padaku  Maka biarkan cinta untukmu  Jika memang perasaan ini harus berakhir luka  Aku ikhlaskan ku anggap ujian dari Tuhan. 

Andai Waktu Bisa Ku Putar Kembali

Satra adalah sahabat terbaik untuk ku. Ketika pena bercerita, melonggarkan rasa penat di dalam dada.  Iya, aku suka menulis, sedari aku kecil duduk dibangku Sekolah Dasar.  Menulis apa saja yang aku pikirkan, menulis apa yang aku rasa, dan ku rasa satra adalah sahabat sejatiku, dia akan selalu bersamaku, menemaniku dalam sepi, sampai aku menutup mata.  Dan kali ini, aku sedang fokus menulis Novel tentang cinta, aku memberi judul novel itu " Sepotong Kata Di Akhir Senja" dan aku mencurahkan apa yang aku rasa didalam nya.  Aku tidak tahu lagi harus bagaimana sekarang? Yang aku rasakan campur aduk,!!!!! Allah kembali menguji ku untuk kali ke tiga, dimana aku merasakan benar-benar jatuh cinta kepada seseorang. Dan cinta itu, lagi-lagi masih dalam ke adaan yang sama. Jatuh pada orang yang salah.!!!!  Ini suatu karma ku, di mana dahulu ku sering memberikan harapan palsu pada orang yang mencintai ku.  Yupz, aku bersyukur atas ini, mungkin Allah sedang mengajarkan ...

Serumpun Bunga Pena

Gambar
Serumpun Bunga Pena  Kawan, kau tau? Hidup ini seperti MATEMATIKA ada hitungan, bilangan, dan rumus. Seperti IPA bumi yang berotasi, berevolusi, seperti Kesenian yang menghasilkan ribuan sastra berjuta karya dari anak bangsa. “Forum Lingkar Pena atau FLPHK" Komunitas PMI yang punya hobby menulis dan karya tulisan merek sudah tidak asing lagi di korang berbahasa indonesia di Hongkong. FLPHK kumpulan penulis dari kalangan pahlawan devisa, mereka telah mencetuskan buku novel “mirecle of life, Jejak Laut" FLPHK punya perpustakaan yang selalu magang di depan perpustakaan besar Hongkong library, tapi itu satu tahun yang lalu, dan sekarang Alhamdulillah perpustakaan FLPHK sudah punya tempat sendiri, KJRI bekerja sama dengan FLPHK menyediakan tempat baca, tempat belajar menulis dan yang pasti lebih nyaman, sekarang Perpustakaan bisa di jumpai di Gedung KJRI lantai satu.  Alhamdulillah tidak lagi kepanasan, kehujanan. Atau takut di grebek satpol PP  karena membuka perpustakaan les...

Rayuan Di Negri Beton oleh "Putri Hawa"

Gambar
Ketika datang pertama kali di Negara Hong Kong dan berjalan di pinggir jalan di Victory Coswebe Hong Kong, maka di situ akan kita dapati warga Indonesia sedang duduk di pinggiran trotoar untuk berlibur. Mereka bukanlah layaknya pengemis atau gembel jalanan yang tidak punya tempat tinggal namun mereka-mereka ini adalah BMI (Buruh Migran Indonesia) yang sedang menghabiskan waktunya selama sehari setelah seminggu berada dalam rumah majikan untuk bekerja. Memang benar di Negara Hong Kong terkenal dengan Negara bebas dan paling cocok bagi mereka yang ingin bekerja sambil hura-hura.  Banyak macam orang akan kita jumpai di sini dari berbagai model dandanan yang menor seperti artis ataupun yang biasa saja. Mata kalian yang datang pertama kali ke tanah Victory akan di suguhi dengan pemandangan yang sangat glamor dan akan membuat anda terheran-heran. Seperti pengalaman pertama ku 3 tahun yang lalu. Ketika masih 2 bulan di Hong Kong, ada seseorang teman mengajak ku untuk libur bersama di Vict...

Luka Terindah

Gambar
 Kau tau? Sekarang aku bahagia karena ini yang aku tunggu  Dimana aku bisa mencintai orang lain selain Pope,  Aku pun menyadari bahwa aku telah berhenti dari segala kegilaan itu Ambisi itu berubah menjadi rasa yang begitu sederhana dan mengagumkan Dengan dia jiwaku terisi,  dia melengkapi lubang didalam tirani Hatiku seperti mengenalnya,  Entah mungkin ini fatamorgana  Yang mencoba menipu,? Entahlah. Pun aku masih belum tahu,? Apakah yang sebenarnya terjadi  Dengan hati ku yang selalu resah tak menentu,  Andai kata naluri bisa bicara  Kan ku tanya mengapa dan bagaimana?  Sungguh terasa perih  Getir pahit pun harus ku telan  Kenyataan yang masih membuat ku tercengang,  Kemarin saat dia datang,  Dia hadirkan warna biru di langit hati ku  Membawa obat untuk luka lama ku Tapi mengapa selepas itu dia pergi? Meninggalkan luka baru yang sama,, Pabila ini sudah kehendak-Nya  Menghukum hati, mengajarkan aku,  Pa...