Postingan

Skesta Jomblo Pojok Victoria

 Skesta Jomblo Pojok Victoria Langkahkahnya berjalan cepat  menuju taman Victoria Park, sosok perempuan berkerudung kuning dengan lensa kamera yang di kalungkan di lehernya. Dia Oni, sosok perempuan yang punya bakat dan popularitas dengan tinta dan tukang catat yang cukup menarik perhatian teman-teman seperjuangannya. Kisah perjalanan hidup Oni di Negeri Bauhinia laksana drama korea yang selalu di  gilai penuh khayalan namun sangat fantasi. _macet Bersambung_

Seven Promise (Selembar Suratnya)

Dear; you Hey, apa kabar? Semoga engkau baik-baik saja disana, sehat selalu and more happy. Tujuanku menulis surat ini karena aku ingin memberitahumu tentang perasaanku.  Aku memintamu untuk berhenti berharap padaku, karena aku tidak bisa berjanji, aku tidak bisa berjanji karena khawatir aku lupa dan lalai tak menepatinya. Maka dari itu, mulai detik ini, anggap yang pernah kita lalui hanya sebatas mimpi dan imajinasimu, imajinasiku, imajinasi kita. Biar saja kisah kita di leburkan ombak yang menghantam keras batu karang, hingga kita tidak perlu merasakan rasa sakit.  Dear you,  Aku tau ini keputusan berat bagi kamu dan bagi diriku, tapi bukankah kita harus fokus dengan  prioritas kita, dan prioritas tersebut adalah mimpi dan cita. Aku yakin selali kamu punya mimpi yang besar, kau juga tahu aku pun punya mimpi. Aku akan memulai pendidikan Dear, entah kapan akan kembali, namun satu hal yang harus kau tahu, ku bawa namamu kemanapun aku pergi, jika kelak hatiku bu...

Pelangi Dan Bintang

Desember yang penuh luka, desember hadir membawa motivasi, desember kembali dengan musimnya yang dingin, disini iya aku masihp disini, rindu Bintang. Atau aku pelangi yang telah lama tidak menampakkan diri, iya aku pelangi, diriku merasa telah kehilangan keindahan warnaku. Pudar. Ahh biar saja. Bukankah itu sudah merupakan takdir-Nya dan suratan tanganku. Iya ini aku pelangi, dan dia adikku Bintang, sosok yang berdiri di depan cermin, dia tetap saja seperti itu,  ribet dengan seragam penerbangan yang membuatnya lebih cantik. Tapi aku tidak mengatakan cantik, nanti dia bisa kegeeran tingkat dewa 77.!  "Kak, nanti kalau aku sudah kerja di pesawat, kalau kakak naik pesawat aku jamin bakalan free." Ujarnya mantap. Aku terkekeh seraya melemparinya permen. "Haloo adik, emang itu pesawat gopeke Mbahmu opo? Ada-ada aja,!" Candaku. "Ahh kakak, kan Bapak Pilotnya calon adik kakak juga. Nanti gampanglah bisa di atur." Lanjutnya seraya mengedipkan mata. ...

Penyebap Gagal Fokus

Akibat Terlalu Banyak Berpikir –  Terlalu banyak berpikir atau kalau bahasa kerennya  Overthinking , adalah keadaan dimana Anda menghabiskan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk memikirkan sesuatu secara mendalam. Dan kalau menurut saya,  overthinking ini berbeda dengan ‘berpikir secara matang’. Overthinking ini kebanyakan hanya berpikir yang malah membuang-buang waktu dengan memikirkan sesuatu yang sia-sia tanpa memperoleh solusi. Terlalu banyak berpikir biasanya muncul ketika Anda sedang dihadapkan suatu masalah atau suatu pilihan. Entah itu kecil ataupun keputusan besar yang mungkin akan mengubah hidup Anda. Kekhawatiran dan ketakutan akan hal yang akan terjadi atau keputusan yang Anda ambil menjadi salah satu penyebab Anda jadi  Overthinking . Apakah keputusan yang diambil itu salah atau benar?. Terlalu banyak mikir ini pada akhirnya akan menimbulkan banyak akibat buruk bagi Anda. Mulai dari turunnya produktifitas sampai masalah  kesehatan...

Wiro Sableng 212

Nama saya Wiro, salah satu santri di salah satu pondok pesantren dari Ciamis Jawa Barat. Dan pada hari ini, saya dan saudara-saudara saya siap  long march dari Masjid Agung Ciamis, Senin 28 November 2016. Pejalanan yang akan kami tempuh   sekitar 300 kilometer. Saya hanya berbekal sajadah dan Al-Qur'an dan sedikit bekal makanan yang kami masukan ke dalam tas punggung, tak lupa sebelum berangkat ada gelar doa bersama, dengan niatan dari hati kami membela Al-Qur'an. Bismillah semoga Allah menguatkan langkah dan jiwa kami, semoga di mudahkan oleh Allah perjalanan kami hingga sampai pada tempat tujuan dengan selamat.  Dalam perjalanan saya merasa sama sekali tidak merasakan lelah, bahkan semakin dekat jarak, semangat seakan begitu membara dalam hati kami masing-masing. Suara takbir bersahut-sahutan dari ribuan santri-santri lainnya. Ketika setengah perjalanan saya tidak lagi bareng Ahmad, sahabat karib dari saya kecil. Walau begitu masih banyak saudara-saudara lainnya,...

Cerita Lucu Akal buluse MUKIDI

Ono klinik ditulisi ngene… sopo ae sing berobat gak waras, duwite dibalekno sampek 5 kali lipat Saben dino klinik iku rame terus gara2 slogane menjanjikan, tapi yo ngono, saben berobat nang kono, pasienne mesti waras, durung tau ono pasien sing komplain, gara2 gak waras. Erruh ngono iku Mukidi iseng2 pingin berobat mrono, pengin ngetes ben klinike gak iso nangani, terus duwite iso mbalik 5 kali lipat…. waaah lumayannnn isok gawe tuku klambi anyar.. Deweke ngarang penyakit sing kiro2 aneh, sing wong durung tau krungu. Mukidi: “dok, aku iki kok duwe penyakit aneh yo?” Dokter: “Penyakit opo cak?” Mukidi: “Iki loh, aku ben mangan, cangkemku kok gak kroso opo2. Pedes, asin, legi, gak kroso blas..” Dokter: “Owalah, iku ngono penyakit gampang diwarasno. Mei Lin, tulung jupukno obat nomer 7.” Dokter: “Iki cak, obate sampeyan ombe saiki. Ono perubahan opo gak?” Mukidi pura2 gak kroso opo2, ben duwit’e iso mbalik. Bareng diombe, Mukidi langsung misuh2….. keceplosan Mukidi: “Ja...

Cerita Lucu Mukidi: Bikin Kondom

Cerita Lucu Mukidi: Bikin Kondom Di ruang operasi rumah sakit, seorang dokter bedah melihat Mukidi yang akan dioperasi kelihatan gelisah. Untuk menenangkannya, Mukidi diajak bercanda. Dokter: “Bapak tau cara membuat sarung tangan karet yang sedang saya pakai ini?” Mukidi: “Tidak dok.” (Sambil memberi isyarat dengan tangannya). Dokter: “Begini Pak. Karet mentah direbus sampai meleleh lalu pegawai pabrik rame2 mencelupkan tangan ke dalam cairan karet itu. Setelah itu tangan segera diangkat untuk diangin-anginkan. Tak lama kemudian jadilah sarung tangan seperti ini.” Mukidi: (Tersenyum mendengar penjelasan sang dokter). (Beberapa saat kemudian ). Mukidi: (Tertawa terpingkal-pingkal). Dokter: (Heran) “Mengapa Anda tertawa seperti itu?” Mukidi: “Dengar cerita dokter tadi, saya lalu membayangkan bagaimana cara membuat kondom.” Dokter: (Bengong).