Postingan

Cita dan Dendam

Waktu itu aku sangat takut. Takut aku dan dia ga punya masa depan. Sedangkan kami berdua hidup sendirian di hamparan kehidupan, menatap kosong ke arah indahnya pelangi. Tapi aku bukan perempuan yang lemah, bukan satu-satunya perempuan memikul beban berat dan tanggung jawab besar, bukan pula paling menderita di bumi. Bukan itu, dan hatiku bukan kayu yang mudah rapuh, tapi langit yang luas. Dimana aku bersumpah di atas nama dendam di masa lalu, aku perempuan yang bernama jingga, akan mewujudkan semua mimpi mimpi. Akan aku jadikan kehancuran itu sebagai kemenangan ku di masa depan, kemenangan ku dan dia adik ku. Kemenangan dua gadis kecil yang terkucil dan terbuang.

Keyakinan Hati

Ketika hati merasa muak dan Eneg. Disitu aku sangat bahagia. Karena aku bisa terbang sesuka ku, mewujudkan mimpi-mimpi tanpa ada kesulitan dimana sesuatu yang bernama cinta mematahkan sayapku.  Kini aku memulihkan sayap yang patah, sebentar lagi perbaikan selesai. Dan akan ku kepakan sayap kanan dan kiri untuk membawa ku terbang tinggi menggapai mimpi.  Bukan sekedar omong kosong jika dendam itu seperti api, membakar semangat juang untuk membuktikan, sampai cemohan itu berubah menjadi tepuk tangan.!  Aku sudah tidak percaya lagi dengan cinta. Tidak ada lagi lima huruf itu dalam. 26/3/2016

Tentang Cinta Pertama

KAMIS, 17 MARET 2016 Tentang Cinta Pertama #sebatas_Iseng_nulis  #tentangRindu Lirikan tajam dan senyum mematikan yang kau miliki itu. Aku masih suka. Entah apa yang telah ku lakukan di masa lalu, iya kala itu, masa-masa sekolah.  Aku bersalah padamu. Iya kamu, seseorang yang pernah menjadi bagian terpenting di hidup ku, dulu.  Jujur aku tak lah ingin mengungkit apa yang telah usai. Tapi keadaan hari ini terlalu mendesak ku.  Cinta pertama yang pernah memberi rasa tak akan terlupa sepanjang perjalanan cintaku. Sampai detik ini rindu itu masih tertinggal disini, bersamaku selalu, kamu tahu kan. "Ali?"  Anggap kau dan aku tak pernah punya kisah, lalu membaca sebuah tulisan yang berakhir dengan menyedihkan.  Terlalu menyakitkan untuk diingat, aku malu. Terlalu indah pula untuk di hapus. Kau punya porsi sendiri di hati. Kau tahu?  Aku rindu canda tawamu, yang pernah bikin aku mulez. Caramu menghibur hatiku kala sedih. Dan caramu ngerjain aku saat menunggu....

Apa yang Telah Pergi

Masih ada rindu di hati.  Kau harus tahu, bagaimana aku bisa lupa, ku pikir  kamu orang pertama yang jika ketika tersenyum mengalihkan dunia ku, iya. Senyum pertama yang aku suka. Tapi sekali lagi ingin ku katakan. Pada rindu dan hujan. Tentang cerita masa lalu yang telah usang.  "Apa yang telah pergi tak akan mungkin bisa kembali."  Mungkin ini hanya sebatas rindu gurauan. Jika aku punya porsi sendiri di hatimu. Maka biarkan, karena aku juga nggak tahu dengan siapa di hari esok, karena sekarang aku suka dengan kesendirian. Dan alasan yang jelas: Jodoh di tangan Tuhan. Jemputlah ia di waktu yang tepat.p

Tentang Apa Saja

"Anak ragil sama mbarep. Jarene wong jowo itu #sepaket. " Ahhh biar saja lah, begini adanya. Mencoba memahami filosofi air.  Menunggu sembari berbenah, membiarkan diri menyandang status #jombloMulia, iya siap jomblo sampai halal.  Melepaskan dia pergi tanpa takut untuk kehilangannya. Ku lepaskan se-lepas-lepasnya. Jika dia yang ditakdirkan untuk ku. Sejauh apapun jarak memisahkan aku dan dia, akan tetap kembali pula.  Menjaga rinduku dalam doa. Setidaknya aku dan kamu sama-sama berjuang sebelum di pertemukan. Tanpa kata-kata pun aku mengerti, kau menjaga hati bersama taatmu kepada-Nya.  Iya, kita akan bertemu di batas waktu. Jika hari itu tiba, Jangan tanyakan siapa pemilik hati ini. Tentu saja pemiliknya adalah kamu, setelah Rabb ku. 😊 Namun, aku tak lah faham apa yang dikatakan oleh hidup. Terkadang semua bisa berbalik-balik. Memang benar, hidup memang panggung sandiwara. Setiap inshan punya scenario masing-masing. Namun ku percaya, Allah lah sang Maha penulis sce...

Cinta adalah waktu

Gambar
Waktu yang telah terlewati itu seperti nafas, sekali pergi tidak akan pernah bisa ia kembali.  Kadang,,,,,,,,, di persimpangan jalan hidup ada tikungan,  Kadang....... Jalan setapak tak selalu mulus, namun kerikil-kerikil tajam yang menghadang. Terhentilah langkah di batas petualangan, apalagi yang kerap Tuhan ujikan pada hamba-Nya yang mencoba menjadi baik ini Apa yang aku keluhkan,? Lelahkah?  Baik, langkah pun ku hentikan sejenak, lalu berteduh di suatu pohon yang menarik perhatian ku untuk bersandar padanya. Semakin lama, dia membuatku nyaman tanpa ku tahu alasannya. Aku tak ingin pergi dari tempat ku saat ini, aku jatuh cinta..... Sedangkan waktu terus berjalan, mungkin akan membawaku pada tujuan-tujuan yang aku suka. Sedangkan jatuh cinta adalah pertemuan? Iya, itu adalah pertemuan Antara aku dan dia di satu waktu yang sama-sama kami butuhkan.  Kesederhanaan yang mengalir dalam sajak alur puisi ku,? Itu jelas jatuh cinta, tanpa pernah aku bertatap muka denganny...

Tentang kekecewaan ku part 1

Gambar
Ku coba melawan meski tak kan mungkin. Aku berusaha sekuat hati untuk bisa, tapi sekali ku lepas, dan ketika rasa ini  pergi. Aku tak akan mungkin bisa punya rasa yang sama untuk kali ke dua. Hidup memang pilihan bukan? ini tentang aku dan sebuah cerita, ketika aku harus memilih diantaranya. Cita atau kah cinta. Pilihan cukup jelas, cita yang menjadi prioritas. Aku menikmati saat ini. Apa pun yang ku rasa aku tetap tersenyum. Aku tidak tahu,? Apa yang ku rasa. Termasuk aku tidak tahu mengapa bisa sesakit sekarang. Rasanya sangat sakit tanpa ku tahu dimana letak sakit itu.  Ini sudah resiko jatuh cinta pada orang yang salah. Jatuh cinta pada dia yang jelas-jelas bukan jodoh kita. Tidak usah diceritakan pun di gambar seperti apa sakitnya. Mungkin hati sudah remuk.  Tapi aku masih bisa bertahan. Ku rasa aku tetap mampu bertahan mencintai dia. Berapa kali ku katakan, aku sangat sanggup untuk menyayangi dia, sesakit apapun itu. Tapi ada kalanya kekuatan cinta itu menghilang, k...